AMBON, GemaNusantara.net, — Upaya menjaga keamanan dan ketertiban terus diperkuat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon. Jajaran pengamanan kembali melakukan penggeledahan atau razia insidentil di kamar hunian warga binaan, menyasar Blok Kutilang dan Blok Elang, Senin (14/9).
Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka.KPLP) Kelas IIA Ambon Jefry R. Persulessy, bersama Perwira Piket malam, jajaran Regu Pengamanan (Rupam) malam, serta staf KPLP.
Razia insidentil menjadi bagian dari langkah deteksi dini untuk mencegah masuk dan beredarnya barang terlarang di lingkungan lapas. Kegiatan tersebut sekaligus mendukung program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam upaya pemberantasan peredaran gelap narkoba serta pencegahan berbagai modus penipuan di dalam lapas.
Petugas melakukan pemeriksaan secara humanis, namun tetap tegas dan teliti pada sejumlah titik di kamar hunian. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah benda yang dilarang atau berpotensi mengganggu keamanan.
Barang yang diamankan terdiri atas dua sendok besi, dua korek api, satu colokan, satu mok minum stainless, satu gunting, satu parutan stainless, satu serpihan kaca, serta satu kaleng aluminium.
Seluruh barang temuan kemudian didata dan diamankan untuk selanjutnya ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku, termasuk pemusnahan terhadap barang-barang yang telah dinyatakan sebagai hasil temuan razia.
Jefry R. Persulessy menjelaskan, penggeledahan berkala maupun insidentil menjadi instrumen penting untuk mempersempit celah yang dapat memicu gangguan keamanan dan ketertiban.
“Penggeledahan ini kami lakukan secara berkala dan insidentil sebagai bentuk komitmen pengamanan. Setiap barang temuan langsung kami amankan agar situasi di dalam blok hunian tetap terkendali dan aman,” ujar Jefry.
Sementara itu, Karupam malam Fachrin Udin mengungkapkan, pelaksanaan pemeriksaan berlangsung lancar dan kondusif. Kerja sama antara tim jaga serta kepatuhan warga binaan selama proses pemeriksaan turut mendukung kelancaran kegiatan.
“Pelaksanaan pemeriksaan berjalan kondusif. Jajaran Rupam malam terus siaga dan teliti memeriksa setiap sudut kamar untuk memastikan steril dari barang-barang larangan,” tuturnya.
Kepala Lapas Ambon S. Hendra Budiman mengapresiasi langkah cepat jajaran pengamanan dalam melaksanakan deteksi dini. Menurutnya, konsistensi pengawasan menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan lapas yang aman sekaligus mendukung proses pembinaan warga binaan.
“Razia insidentil ini adalah wujud nyata dukungan kami terhadap program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Keamanan dan ketertiban adalah fondasi utama keberhasilan pembinaan, sehingga zero-Halinar harus terus dijaga,” tegas Hendra.
Komitmen tersebut mencakup penguatan lingkungan bebas Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba).
Lapas Ambon terus mendorong pengawasan melekat dan deteksi dini sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas keamanan di dalam blok hunian.
Melalui penggeledahan yang dilakukan secara konsisten, jajaran Lapas Ambon berupaya memastikan setiap ruang hunian tetap berada dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari penguatan tata kelola pengamanan untuk menopang keberlangsungan program pembinaan warga binaan (ULN)







