AMBON,GemaNusantara.net— Inovasi peralatan mulai mengubah ritme bongkar muat di Terminal Petikemas Ambon. PT Pelindo Terminal Petikemas (TPK) Ambon memodifikasi spreader pada Container Crane (CC) dari sistem single lift menjadi twinlift, sehingga dua petikemas berukuran 20 kaki dapat diangkat secara bersamaan dalam satu siklus kerja.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Pelindo TPK Ambon dalam mengoptimalkan peralatan yang telah tersedia sekaligus meningkatkan produktivitas dan efisiensi pelayanan bongkar muat di terminal petikemas.
Penerapan teknologi twinlift memungkinkan satu siklus pengangkatan memindahkan dua petikemas sekaligus. Dengan kapasitas angkat yang lebih besar dalam setiap siklus, inovasi ini diharapkan mempercepat proses bongkar muat kapal serta meningkatkan utilisasi peralatan.
Terminal Head TPK Ambon, Yandi Sofyan Hadi, mengatakan modifikasi spreader menjadi twinlift merupakan bentuk inovasi perusahaan untuk mengoptimalkan aset sekaligus meningkatkan kinerja operasional.
“Modifikasi spreader menjadi twinlift merupakan salah satu bentuk inovasi yang kami lakukan untuk mengoptimalkan peralatan yang sudah tersedia. Melalui penerapan teknologi ini, kami berharap produktivitas bongkar muat dapat meningkat sehingga pelayanan kepada pengguna jasa menjadi lebih cepat, efektif, dan efisien,” ujar Yandi.
Menurut Yandi, inovasi tersebut tidak semata-mata mengejar peningkatan produktivitas. Pelindo TPK juga mengarahkannya pada optimalisasi aset dan efisiensi investasi perusahaan.
Dengan memodifikasi peralatan yang telah tersedia, peningkatan kapasitas operasional dapat dilakukan tanpa selalu mengandalkan pengadaan unit baru. Pendekatan ini sekaligus mendorong pemanfaatan aset secara lebih optimal untuk menjawab kebutuhan operasional terminal.
Namun, peningkatan kecepatan bongkar muat tetap berjalan beriringan dengan aspek keselamatan dan keandalan peralatan.
Pelindo TPK Ambon menerapkan modifikasi dan pengoperasian twinlift berdasarkan standar teknis serta prosedur operasional yang berlaku. Perusahaan juga melakukan inspeksi berkala dan memastikan kompetensi operator maupun personel terkait sebelum peralatan digunakan dalam kegiatan operasional.
Inovasi twinlift turut memperkuat transformasi operasional Pelindo Terminal Petikemas dalam menghadapi kebutuhan layanan logistik yang semakin dinamis.
Peningkatan produktivitas terminal memiliki kaitan langsung dengan kelancaran arus barang. Semakin efektif proses bongkar muat, semakin besar peluang terminal mempercepat pelayanan kapal dan mendukung rantai distribusi barang melalui pelabuhan.
Pelindo Terminal Petikemas pun terus mendorong inovasi, optimalisasi teknologi, dan pengembangan proses bisnis untuk membangun operasional terminal yang produktif, efisien, aman, dan berkelanjutan.
Di Terminal Petikemas Ambon, modifikasi single lift menjadi twinlift menjadi salah satu langkah konkret perusahaan dalam mengubah kapasitas peralatan yang sudah tersedia menjadi daya dorong baru bagi produktivitas bongkar muat. (ULN)







