AMBON,Gemanusantara.net, 15 September 2026 — Semangat solidaritas sosial mewarnai peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) Tahun 2026 di Provinsi Maluku. Salah satu agenda yang mendapat perhatian adalah kegiatan donor darah yang melibatkan unsur perhubungan dan kemaritiman bersama mitra kerja.
Kegiatan yang berlangsung di lobi Kantor PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Ambon, Senin (14/9/2026), merupakan bagian dari rangkaian program Harhubnas Provinsi Maluku.
Dalam pelaksanaan Harhubnas tahun ini, Pelindo Regional 4 Ambon menjadi Person In Charge (PIC) program sekaligus menyediakan tempat penyelenggaraan kegiatan.
General Manager Pelindo Regional 4 Ambon, Zahlan, mengatakan keterlibatan Pelindo dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap agenda Harhubnas sekaligus kepedulian terhadap kebutuhan kemanusiaan.
“Pada dasarnya donor darah kali ini merupakan rangkaian dari kegiatan Harhubnas Tahun 2026 di Provinsi Maluku. Khusus untuk donor darah, Pelindo menjadi PIC sekaligus tempat penyelenggaraannya,” kata Zahlan.
Menurutnya, donor darah merupakan salah satu kegiatan sosial yang secara rutin menjadi bagian dari peringatan Harhubnas.
Kegiatan tersebut memiliki nilai strategis karena hasil donor dapat mendukung ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Zahlan juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak sehingga kegiatan donor darah tahun ini dapat terlaksana.
Pelaksanaan kegiatan juga mendapat dukungan Pemerintah Provinsi Maluku melalui Dinas Perhubungan Provinsi Maluku yang membantu membangun komunikasi dan koordinasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI).
“Kami bersyukur tahun ini kegiatan Harhubnas dapat terlaksana melalui kerja sama dengan PMI dan dukungan pemerintah daerah, dalam hal ini Dinas Perhubungan Provinsi Maluku yang membantu komunikasi dengan PMI,” ujarnya.
Dia menilai kolaborasi tersebut memperlihatkan bahwa peringatan Harhubnas tidak hanya berorientasi pada sektor transportasi dan konektivitas, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Dari sisi teknis, Zahlan mengatakan bahwa panitia menargetkan pengumpulan darah sedikitnya 50 kantong, dengan harapan dapat mencapai 100 kantong.
“Harapan kami selaku tempat penyelenggara sekaligus PIC donor darah, mudah-mudahan kuota yang diharapkan bisa terpenuhi. Minimal 50 kantong dan harapannya sampai 100 kantong,” ungkapnya.
Untuk mendukung pencapaian target tersebut, panitia mengundang berbagai instansi dari unsur perhubungan dan kemaritiman. Setiap instansi diarahkan mengutus 10 peserta untuk mengikuti kegiatan donor darah.
Namun, jumlah tersebut tidak bersifat membatasi partisipasi. Zahlan justru mengapresiasi apabila terdapat instansi yang mengirimkan peserta lebih dari kuota yang ditentukan.
“Yang diundang dari setiap instansi unsur maritim maupun unsur perhubungan sebanyak 10 orang. Tetapi kalau lebih dari 10 juga lebih baik,” jelasnya.
Menurut Zahlan, semakin luas partisipasi yang diberikan berbagai instansi akan semakin besar pula peluang terpenuhinya kebutuhan darah yang ditargetkan dalam kegiatan tersebut.
Dia berharap semangat kolaborasi yang terbangun dalam kegiatan donor darah dapat terus dipertahankan, bukan hanya dalam momentum Harhubnas, tetapi juga melalui berbagai agenda sosial lainnya.
Bagi Pelindo Regional 4 Ambon, dukungan terhadap kegiatan tersebut sekaligus mempertegas peran perusahaan sebagai bagian dari ekosistem transportasi dan kemaritiman yang tidak hanya berorientasi pada kelancaran arus penumpang dan barang, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap dimensi sosial kemasyarakatan.
Kegiatan donor darah Harhubnas 2026 akhirnya menjadi representasi sederhana dari semangat gotong royong lintas institusi.
Dari lingkungan transportasi dan kemaritiman, kepedulian tersebut diarahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan darah. (ULN)







