Ambon,GemaNusantara.co.id-Acara Pengukuhan ke-LXVI tamatan kelas XII pada SMK Negeri 1 AMBON,merupakan Acara pelepasan bagi lulusan yang telah tamat pada periode tahun ajaran 2022/2023 bagi anak – anak yang akan terjun ke Dunia industri ataupun melanjutkan pendidikan mereka ke perguruan tinggi.
Turut hadir dalam acara pengukuhan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku,Dr Insun Sangadji, di dampingi oleh Kabid Pendidikan Provinsi Maluku, ANISA SE,Kepala SMK Negeri 1 Ambon,Simon Sahusilawane, Komite Sekolah ,Dewan Guru,. Perwakilan dari kalangan dunia Usaha dan Industri serta orang tua dan anak didik.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Maluku,Dr.Insun Sangadji , kegiatan pengukuhan bagi angkatan XII pada sekolah SMK 1 dan Sekolah yang lainnya di lakukan untuk menghilangkan Evoria anak anak untuk mencoret coret baju, melakukan Aksi Balapan Motor dan banyak hal yang tidak terpuji yang menjadi tradisi ketika mereka Lulus ,maka di lakukan acara pengukuhan dengan tujuan untuk menghindari tradisi yang tidak baik ini.
Hal ini di Sampaikannya kepada wartawan seusai acara pengukuhan Di Aula SMK Negeri 1 Ambon,Kamis(25/5/2023).
Dan untuk SMK Negeri 1 Ambon,telah melakukan acara pengukuhan ini dari tahun kemarin, dan dengan acara ini dapat mengkafer semua tradisi yang biasanya di lakukan anak anak,orang tua juga merasa bangga dengan adanya acara pengukuhan ini.
Acara ini juga di support baik oleh orang tua,anak anak dan pihak sekolah ,maka Dinas Pendidikan turut mendukung dan siap melaksanakan.
Harapannya semoga kegiatan seperti ini dapat berlanjut terus pada tahun depan,” ungkap Sangadji.
Ditempat yang sama, kepala sekolah SMK Negeri I Ambon, S. SAHUSILAWANE,M.Pd menjelaskan, kegiatan wisuda pada SMK Negeri I Ambon ini untuk kedua kali pelaksanaannya.
Menurutnya, pihak sekolah sangat setuju dengan apa yang disampaikan Kepala Dinas Pendidikan provinsi Maluku terkait dengan kegiatan seperti ini, sebab hal ini akan merubah pola pikir mereka untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak terpuji di saat mendengar hasil Kelulusan mereka.
Mudah mudahan dapat di lakukan setiap tahun dan apresiasi kepada seluruh orang tua siswa yang sangat mendukung dengan baik sekali, dan kita kolaborasi bersama antara orang tua dengan pihak sekolah dan semuanya berjalan dengan baik,” akui Sahusilawane.
Demikian di katakan ,Sahusilawane jumlah peserta didik yang lulus pada SMK Negeri I Ambon tahun pelajaran 2022/2023 seluruhnya berjumlah 302 orang, tetapi yang mengikuti acara wisuda saat ini hanya 297 siswa.
“Siswa yang tidak mengikuti kegiatan wisuda saat ini , karena mereka sudah mendapatkan pekerjaan di Bali,dan tidak bisa ijin, maka orang tua mereka saja, yang turut bersama dalam acara pelepasan ini,” tutup Sahusilawane (GN01).







