SALATIGA, GemaNusantara.net, 2 Agustus 2026 – Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur G. Watubun, menghadiri Peringatan Hari Pattimura ke-209 yang digelar di Balairung Utama Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga, Jawa Tengah, Sabtu (1/8/2026).
Momentum tersebut menjadi ajang mempererat persaudaraan warga Maluku di perantauan sekaligus meneguhkan kembali semangat perjuangan Kapitan Pattimura.
Kegiatan yang diinisiasi Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) dan Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Maluku (HIPMMA) Salatiga itu turut dihadiri Kepala Kantor Perwakilan Provinsi Maluku di Jakarta, Saiful Indra Patta, yang membacakan sambutan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa.
Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Saiful Indra Patta, Pemerintah Provinsi Maluku mengajak seluruh masyarakat Maluku di berbagai daerah untuk terus menghidupkan semangat perjuangan Kapitan Pattimura sebagai fondasi memperkuat persatuan, menjaga persaudaraan, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Kerukunan Keluarga Maluku dan HIPMMA Salatiga yang dinilai konsisten menjaga tali persaudaraan serta melestarikan nilai-nilai perjuangan Pattimura, meski berada jauh dari tanah kelahiran.
Menurutnya, Hari Pattimura tidak hanya menjadi momen mengenang jasa pahlawan nasional, tetapi juga kesempatan memperkuat identitas, solidaritas, dan semangat kebangsaan masyarakat Maluku di mana pun berada.
“Meskipun terpisah oleh jarak dan lautan, ikatan batin kita sebagai sesama anak Maluku tidak pernah pudar.
Semangat perjuangan Kapitan Pattimura terus menyala dalam hati katong samua. Beliau adalah simbol keberanian, persatuan, dan cinta tanah air yang abadi,” demikian pesan Gubernur.
Ia juga menegaskan, penyelenggaraan Hari Pattimura di Salatiga menunjukkan semangat Lawamena Haulala tetap hidup dalam diri masyarakat Maluku di perantauan.
Nilai persatuan, saling mendukung, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru harus terus dijaga tanpa meninggalkan jati diri sebagai orang Maluku.
Gubernur mengingatkan bahwa masyarakat Maluku dikenal menjunjung tinggi budaya Hidop Orang Basudara. Karena itu, warga Maluku di perantauan diharapkan terus menjadi teladan melalui karya, prestasi, serta sikap yang mencerminkan nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan.
Ia juga mengajak generasi muda Maluku untuk meneruskan semangat perjuangan Thomas Matulessy melalui karya, pengabdian, dan prestasi di berbagai bidang.
“Saya berharap kita semua dapat menunjukkan karya terbaik dalam tugas di mana saja kita berada.
Itulah bentuk penghayatan dari amanat luhur Thomas Matulessy bahwa Pattimura tua boleh sirna, tetapi akan bangkit Pattimura-Pattimura muda untuk meneruskan perjuangan ini,” tegasnya.
Menutup sambutan, Gubernur menyampaikan terima kasih kepada panitia, Kerukunan Keluarga Maluku, HIPMMA Salatiga, dan seluruh warga Maluku di Kota Salatiga yang terus menjaga semangat persaudaraan. Ia berharap nilai Hidop Orang Basudara senantiasa menjadi perekat yang memperkuat kontribusi masyarakat Maluku bagi kemajuan Indonesia.
Selain Ketua DPRD Provinsi Maluku Benhur G. Watubun, kegiatan tersebut juga dihadiri Rektor Universitas Kristen Satya Wacana Prof. Dr. Intiyas Utami, S.E., M.Si., Ak., perwakilan Pemerintah Kota Salatiga, unsur Forkopimda, Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisutta, pengurus HIPMMA Salatiga, Kerukunan Keluarga Maluku Salatiga, serta ratusan warga Maluku yang berdomisili di Kota Salatiga, Jawa Tengah. (ULN)







