Kalapas Perempuan Ambon Awasi Layanan, Pastikan Pengunjung Terlayani Humanis

AMBON,GemaNusantara.net –  Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Perempuan Kelas III Ambon, Hesta Van Harling, turun langsung mengawasi pelayanan publik, mulai dari Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) hingga ruang kunjungan, Selasa (13/10/2026).

Langkah ini memastikan setiap layanan berjalan tertib, aman, profesional, dan mengedepankan pendekatan humanis.

Didampingi Kepala Urusan Tata Usaha, Hesta memantau langsung proses pelayanan sekaligus memastikan petugas menjalankan tugas sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Pengawasan ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas pelayanan bagi masyarakat, khususnya keluarga warga binaan yang datang berkunjung.

Di sela-sela pemantauan, Hesta menyapa dan berkomunikasi langsung dengan keluarga warga binaan.

Interaksi tersebut membuka ruang komunikasi antara pimpinan dan masyarakat sekaligus menunjukkan perhatian terhadap kenyamanan pengunjung selama mengakses layanan di lingkungan lapas.

Bagi keluarga warga binaan, kunjungan menjadi kesempatan penting untuk memberikan dukungan moral selama menjalani masa pembinaan.

Karena itu, pelayanan yang ramah, aman, tertib, dan transparan memiliki peran penting dalam menjaga hubungan kekeluargaan serta mendukung proses pembinaan.

Hesta menegaskan, pengawasan secara langsung diperlukan untuk memastikan setiap petugas memberikan pelayanan sesuai ketentuan, sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pelayanan publik di Lapas Perempuan Ambon.

“Pengawasan pelayanan harus dilakukan secara langsung untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

Saya juga mengingatkan seluruh petugas agar senantiasa mengedepankan sikap ramah, humanis, dan profesional dalam melayani setiap pengunjung.

Pelayanan yang baik bukan hanya tentang memenuhi standar operasional, tetapi juga bagaimana masyarakat merasa dihargai, aman, dan mendapatkan kepastian pelayanan,” tegas Hesta.

Pengawasan tersebut sekaligus memperkuat komitmen Lapas Perempuan Kelas III Ambon dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Melalui pengawasan berkelanjutan dan pendekatan yang mengedepankan nilai kemanusiaan, Lapas Perempuan Ambon berupaya memastikan pelayanan tidak hanya memenuhi standar prosedur, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang nyaman dan bermartabat bagi warga binaan maupun keluarga mereka.

Komitmen tersebut sejalan dengan semangat “Pembinaan Bermartabat, Perempuan Berdaya” yang menjadi landasan dalam mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, dan humanis. (ULN)