AMBON,GemaNusantara.net– Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon melepas 1.713 lulusan Program Sarjana, Profesi, Magister, dan Doktor dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda Periode Oktober Tahun Akademik 2026/2027, yang berlangsung di Auditorium Unpatti, Ambon, Senin (2/11/2026).
Jumlah tersebut mencakup lulusan dari berbagai jenjang pendidikan, termasuk mahasiswa Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Kabupaten Kepulauan Aru dan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).
Berdasarkan data wisuda, Unpatti meluluskan 1.621 sarjana, 70 magister, enam doktor, satu lulusan Profesi Guru (PPG), serta 15 lulusan Profesi Dokter.
Dari total tersebut, PSDKU Kabupaten Kepulauan Aru menyumbangkan 56 lulusan, sedangkan PSDKU Kabupaten Maluku Barat Daya menghasilkan 51 lulusan.
Kehadiran lulusan dari kedua wilayah tersebut menunjukkan peran Unpatti dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Maluku, khususnya di daerah kepulauan yang memiliki tantangan geografis dan keterbatasan akses terhadap layanan pendidikan.
Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., menegaskan bahwa keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya diukur dari jumlah mahasiswa yang menyelesaikan pendidikan, tetapi juga dari dampak nyata yang dihasilkan bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.
Menurutnya, wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan momentum bagi perguruan tinggi untuk mempertanggungjawabkan perannya dalam menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan.
Karena itu, para lulusan diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan, mengembangkan kompetensi, serta menghasilkan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Bagi Maluku, kehadiran lulusan perguruan tinggi memiliki arti penting dalam mendukung pembangunan daerah.
Potensi kelautan dan perikanan, pertanian, perkebunan, energi, pariwisata, serta kebudayaan membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan berinovasi.
Unpatti juga terus memperkuat kapasitas akademiknya untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Saat ini, kampus tersebut memiliki 1.343 personel aparatur sipil negara (ASN), termasuk 127 guru besar dengan 95 di antaranya aktif, serta 423 dosen bergelar doktor dan 756 dosen bergelar magister.
Sementara itu, jumlah mahasiswa aktif Unpatti pada Tahun Akademik 2026/2027 mencapai 32.842 orang.
Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya Unpatti memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang menyiapkan generasi terdidik sekaligus mendorong kemajuan Maluku.
Melalui lulusan dari berbagai jenjang pendidikan dan wilayah, Unpatti diharapkan terus berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan mampu mengambil bagian dalam pembangunan daerah.
Wisuda ini sekaligus menjadi awal bagi 1.713 lulusan untuk menerapkan ilmu pengetahuan, mengembangkan potensi diri, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, baik di Maluku maupun di tingkat nasional. (ULN)







