AMBON,GemaNusantara.net – Kehadiran Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan ke-12, Dr. (H.C.) Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla, memberikan warna tersendiri dalam Wisuda Akbar Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon Periode Oktober Tahun Akademik 2026/2027. Sebanyak 1.713 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan resmi mengikuti momentum akademik tersebut di Auditorium Unpatti, Ambon, Senin (2/11/2026).
Kehadiran tokoh nasional yang dikenal sebagai salah satu figur penting dalam perjalanan bangsa Indonesia itu menjadi perhatian dalam agenda akademik yang mempertemukan pimpinan universitas, pemerintah daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta keluarga besar sivitas akademika Unpatti.
Wisuda tersebut melepas lulusan Program Sarjana, Profesi, Magister, dan Doktor sebagai bagian dari kontribusi Unpatti dalam menyiapkan sumber daya manusia bagi pembangunan daerah dan nasional.
Turut hadir Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Ir. Sadali Ie, M.Si., IPU., yang mewakili Gubernur Maluku, pimpinan Forkopimda, Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Melkianus Sairdekut, S.T., para kepala daerah se-Maluku, para mantan Rektor Unpatti, serta pimpinan dan sivitas akademika universitas.
Rektor Universitas Pattimura, Prof. Dr. Fredy Leiwakabessy, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya diukur dari jumlah mahasiswa yang berhasil menyelesaikan pendidikan, tetapi juga dari dampak nyata yang dihasilkan bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.
Menurutnya, wisuda bukan sekadar seremoni pelepasan akademik, melainkan momentum akuntabilitas publik bagi institusi pendidikan tinggi untuk menunjukkan kontribusinya dalam menghasilkan sumber daya manusia berkualitas.
Rektor juga menekankan pentingnya transformasi pendidikan tinggi melalui peningkatan mutu akademik, penguatan penelitian, pengembangan inovasi, serta perluasan jejaring internasional.
Unpatti saat ini terus mengembangkan langkah menuju World Class University dengan memperkuat kualitas program studi, meningkatkan publikasi ilmiah, dan membangun kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan di tingkat internasional.
Pada wisuda periode ini, Unpatti melepas 1.713 lulusan yang terdiri atas 1.621 sarjana, 70 magister, enam doktor, satu lulusan Profesi Guru (PPG), dan 15 lulusan Profesi Dokter.
Dari jumlah tersebut, terdapat 56 lulusan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Kabupaten Kepulauan Aru dan 51 lulusan PSDKU Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).
Keberadaan lulusan dari kedua wilayah tersebut memperlihatkan jangkauan layanan pendidikan Unpatti dalam memberikan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat di wilayah kepulauan Maluku.
Bagi para wisudawan, keberhasilan menyelesaikan pendidikan merupakan awal dari tanggung jawab baru untuk menerapkan ilmu pengetahuan, mengembangkan kompetensi, dan memberikan kontribusi sesuai bidang keahlian masing-masing.
Tantangan dunia kerja dan perkembangan teknologi menuntut generasi terdidik untuk terus belajar, beradaptasi, serta memiliki kemampuan menciptakan inovasi.
Karena itu, lulusan Unpatti diharapkan tidak hanya mengejar keberhasilan pribadi, tetapi juga mengambil bagian dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan, terutama dalam mengoptimalkan potensi kelautan dan perikanan, pertanian, energi, pariwisata, serta sektor unggulan lainnya di Maluku.
Momentum wisuda yang turut dihadiri Jusuf Kalla tersebut menjadi bagian dari perjalanan Unpatti dalam memperkuat peran pendidikan tinggi di kawasan timur Indonesia.
Dengan dukungan tenaga akademik, penelitian, dan ribuan mahasiswa, Unpatti diharapkan terus menghasilkan generasi yang memiliki kompetensi, integritas, serta kepedulian terhadap pembangunan daerah.
Kehadiran para pemimpin, tokoh nasional, dan unsur pemerintah dalam momentum akademik ini juga memperlihatkan pentingnya dukungan berbagai pihak terhadap pengembangan pendidikan tinggi.
Pada akhirnya, keberhasilan 1.713 lulusan bukan hanya menjadi kebanggaan keluarga dan almamater, tetapi juga menjadi harapan bagi masa depan Maluku. Ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah diharapkan dapat diwujudkan melalui karya, pengabdian, dan inovasi untuk kemajuan masyarakat. (ULN)













