Disdikbud Maluku Segera Lantik 30 Kepala Sekolah

AMBON, GenaNusantara.net — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Maluku mempercepat penataan kepemimpinan satuan pendidikan dengan menyiapkan pelantikan 30 kepala sekolah menjadi definitif.

Agenda yang dijadwalkan berlangsung Jumat (17/10/2026) itu diharapkan memberikan kepastian jabatan sekaligus memperkuat pengelolaan sekolah di daerah ini.

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdikbud Maluku, Jefriks Berhitu, menjelaskan bahwa 30 calon kepala sekolah tersebut terdiri atas 17 calon yang telah memiliki sertifikat kepala sekolah dan 13 kepala sekolah yang masih berstatus Pelaksana Tugas (Plt).

“Yang sudah punya sertifikat ada 17 orang. Dua belas orang sudah menerima SK, sedangkan lima orang lainnya akan mengikuti pelatihan. Ditambah 13 Plt yang sudah memenuhi syarat, totalnya 30 orang,” jelas Jefriks di Ambon, Senin (12/10/2026).

Menurutnya, Disdikbud Maluku menetapkan calon kepala sekolah berdasarkan pemenuhan persyaratan dalam aplikasi Sistem Penugasan Kepala Sekolah serta mempertimbangkan ketersediaan anggaran.

Proses tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pengisian jabatan kepala sekolah berjalan sesuai ketentuan. Kepastian status kepemimpinan juga diharapkan mendukung kelancaran administrasi, koordinasi tenaga pendidik, dan pelaksanaan program pendidikan di setiap satuan pendidikan.

Jefriks menyebutkan, para calon kepala sekolah berasal dari sejumlah kabupaten dan kota di Maluku. Kota Ambon menjadi daerah dengan jumlah calon terbanyak, kemudian disusul Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dan Maluku Tengah.

Disdikbud Maluku juga menyiapkan rangkaian kegiatan selama lima hari, termasuk pelatihan bagi peserta yang belum menyelesaikan tahapan tersebut. Agenda ini menjadi bagian dari proses pemenuhan persyaratan sebelum penetapan jabatan definitif.

Selain pelantikan, proses penataan kepemimpinan sekolah akan mencakup serah terima jabatan dari pejabat Plt kepada kepala sekolah definitif. SMA Negeri 14 Ambon dan sejumlah SMP termasuk dalam satuan pendidikan yang akan menjalani proses tersebut.

“Untuk 13 Plt, proses pengangkatannya direncanakan Jumat setelah semua administrasi selesai,” katanya.

Pelantikan 30 kepala sekolah ini diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan status administratif.

Kepemimpinan definitif juga memegang peran penting dalam menjaga kesinambungan program sekolah, memperkuat tata kelola pendidikan, serta memastikan pelayanan pendidikan berjalan secara optimal.

Dengan penataan jabatan tersebut, Disdikbud Maluku diharapkan dapat memperkuat koordinasi pengelolaan sekolah sekaligus mendorong tanggung jawab kepemimpinan yang lebih terarah di berbagai wilayah Maluku. (ULN)