Gemanusantara. net, AMBON – Program intensif yang dilakukan oleh Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku di bawah pimpinan dr. Mauliwaty Bulo ini fokus pada peningkatan kesejahteraan keluarga, terutama dalam menghadapi masalah stunting dan mendukung populasi lansia.
1. Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting): Bertujuan untuk menurunkan angka stunting melalui peran aktif masyarakat dengan memberikan bantuan nutrisi, sanitasi, dan dukungan non-nutrisi seperti perbaikan lingkungan hidup.
2. Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak): Penyediaan daycare unggulan berkolaborasi dengan lembaga pemerintah dan swasta, menyediakan layanan dari pengasuh tersertifikasi, psikolog anak, hingga dokter spesialis anak untuk memantau perkembangan anak.
3. Gate (Gerakan Ayah Teladan): Meningkatkan peran ayah dalam pengasuhan melalui layanan konseling, komunitas ayah teladan, dan kegiatan pengasuhan berbasis komunitas di Kampung KB.
4. Aplikasi “Siap Bahagia“: Aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang memberikan konsultasi dan dukungan kepada keluarga, terutama bagi generasi milenial dan Gen Z.
5. Sidaya (Lansia Berdaya): Layanan berbasis komunitas untuk mendukung kesejahteraan lansia agar tetap mandiri, sehat, dan produktif, sebagai respons terhadap peningkatan jumlah populasi lansia di Indonesia.
Langkah-langkah ini mencerminkan upaya kolaboratif dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan mendukung kesejahteraan seluruh anggota keluarga, dari anak-anak hingga lansia. (**)







