Wisuda Pertama Sekolah Lansia BKL Nusa Indah Desa Hutumuri Menoreh Sejarah Baru di Kota Ambon. 

Gemanusantara.co.id,Ambon-Marina Hotel menjadi saksi atas torehan sejarah baru yang pertama kali terjadi di Kota Ambon, berdasarkan kerja keras dan topangan dari BKKBN Provinsi Maluku serta pemerintah Kota Ambon maka terselenggaranya Wisuda Sekolah Lansia BKL Nusa Indah Desa Hutumuri

yang berlangsung Pada hari Rabu 29/11/2023.

Sebanyak 31 Siswa sekolah lansia angkatan pertama yang di wisudakan ini sebagai motivator bagi para lansia yang ada di Provinsi Maluku pada umumnya dan secara khusus lansia yang ada di kota Ambon .

Acara Wisuda Sekolah Lansia BKL Nusa Indah ,turut di hadiri oleh PJ.Walikota Ambon, Bodewin Wattimena bersama PJ. Ketua TP-PKK Kota Ambon,Lissa Wattimena.

Menurut Deputi Bidang keluarga sejahtera dan pemberdayaan keluarga (BKKBN) RI, Napian Andusti bahwa Pemerintah pusat sangat mengapresiasi terbentuknya Sekolah Lansia di Kota Ambon yang telah di wisudakan sebanyak 31 orang siswa angkatan pertama dan menjadi torehan sejarah baru, karena baru pertama kali terjadinya wisuda lansia di provinsi Maluku.

Hal ini di sampaikannya kepada sejumlah wartawan seusai kegiatan wisuda para lansia BKL Nusa Indah di Marina Hotel.

“ini merupakan salah satu contoh untuk kabupaten kota yang lain yang ada di provinsi Maluku agar di tahun 2024 mendatang Setiap Kabupaten Kota sudah ada satu sekolah lansia dengan harapan minimal ada satu Sekolah Lansia di setiap kecamatan yang ada di Provinsi Maluku,” Tuturnya.

Sekolah Lansia ini sebagai wujud para lansia dapat menjadi lansia yang tangguh, lansia yang smart dan tetap sehat, tidak sakit sakitan, aktif, mandiri dan bermartabat, Serta dapat berkontribusi kepada keluarganya masyarakat sekitar  dalam bentuk apapun termasuk di bidang ekonomi.

Demikian juga 31 orang lansia yang wisuda hari ini dapat di jadikan contoh yang baik di lingkungan sosial mereka sebagi wujud bahwa

di usia senjanya mereka masih produktif sebagai potensi- potensi SDM yang harus di percayakan di persiapkan sedini mungkin agar tidak menjadi beban dan tetap produktif di hari tua dan mereka juga berguna di tengah masyarakat,” tambahnya.

Pihaknya juga bersyukur atas terselenggaranya wisuda sekolah lansia BKL Nusa indah saat ini,karena tidak semua kita yang masih muda bisa menjadi lansia tetapi lansia yang telah mengalami masa mudanya maka harus tetap bersemangat muda.

masalah usia hanyalah deretan angka tetapi semangat harus muda,’ ucapnya.

Harapannya agar pemerintah daerah dapat mensuport sekolah lansia dengan anggaran agar tahun depan bukan hanya satu sekolah lansia di kota Ambon tetapi justru setiap kecamatan ada sekolah lansia,” tutupnya.

Di tempat yang sama Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku,Renta Rego mengatakan, Wisuda 31 Orang Siswa Sekolah Lansia Nusa Indah Desa Hutumuri

Ini sebagai contoh yang di buat oleh BKKBN agar tahun depan ada pengembangannya di semua kabupaten kota yang ada di provinsi Maluku

Karena setiap desa pasti ada lansia dan BKKBN siap berikan motivasi agar para lansia walaupun mereka sudah tua tetap berguna dan menjadi lansia yang tangguh.

Ia berharap dengan Sekolah Lansia ini dapat di tindak lanjuti sekaligus dapat memberikan semangat dan dukungan kepada para lansia yang lain Lewat peran media untuk dapat menginformasikan kepada masyarakat bahwa lansia itu pasti berguna,serta yang di butuhkan adalah topangan,” Harap Rego

Rego mengatakan bahwa ada lansia yang punya kreasi,seperti di Kota Ternate ada satu lansia yang sudah berusia lebih dari 70 tahun tetapi masih bisa menghasilkan uang sendiri dengan cara pukul Batu di pantai dan hasilnya di jual, ini pertanda bahwa lansia ini masih tangguh dan sanggup membantu ekonomi keluarganya,” Katanya.

Ia melanjutkan terkait materi yang di berikan kepada para lansia adalah materi terkait 7 dimensi keluarga tangguh

Dengan Kurikulum yang berjalan selama 6 bulan,dan  materi tersebut di berikan dari Dokter pisikolog dan dari Petugas kesehatan dalam  kurun waktu tatap muka secara efektif dua kali dalam satu minggu tergantung waktu dari para lansia yang ada di Hutumuri .

BKKBN Provinsi Maluku selalu  siap mendukung memfasilitasi desa desa lain jika ada yang mau mengembangkan seperti ini,” Tutup Rego