BKKBN Maluku Bantu Tiga Keluarga Beresiko Stunting di Bursel

gemanusantara.co.id ,Ambon-Kepala Perwakilan BKKBN meninjau langsung kegiatan Posyandu dan memberikan bantuan berupa makanan tambahan Gizi bagi tiga keluarga beresiko stunting di wilayah itu.

Kegiatan di Hadiri Juga Oleh Kepala Bidang Pengembangan SDM Bappelitbang Andre Soulisa, Sekretaris Dinas PMD Totre, Kepala Puskesmas Namrole Muhammat Kasim Solissa, Koordinator Balai Penyuluh KB Kecamatan Namrole, Beserta Seluruh Staf, penjabat Kepala & BPD Desa Waenono Kriston nikolas serta di dampingi Langsung oleh Technical Assistant Kabupaten Buru Selatan Satgas Stunting Provinsi Maluku Ismail Nahumarury. Kegiatan dilanjutkan dengan audience dengan Pemerintah Desa.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Dra. Renta Rego dalam keterangannya menyampaikan Penguatan Kolaborasi Lintas Sektor di Tingkat Desa Dalam Percepatan Penurunan Stunting Perlu diperkuat guna memastikan semua sasaran di Desa dapat mengakses semua layanan intervensi stunting yang sudah disiapkan oleh Pemerintah.

“Pemerintah desa diharapkan mampu merangkul semua stekholder di tingkat desa mulai dari Kader, Pendamping lokal desa, babinkamtibmas dan Babinsa untuk bisa berkolaborasi dalam memastikan semua sasaran sudah di data dan menerima bantuan-bantuan pemerintah guna mempercepat penurunan stunting di desa” Lanjut Enta.

“Praktik pencegahan dari hulu melalui pendekatan pendampingan keluarga beresiko guna memastikan tidak terjadi lagi kasus baru, dan intervensi layanan spesifik dan sensitif guna memastikan sasaran yang mengalami permasalahan gizi dapat dipulihkan dengan cepat,” Pungkasnya.**)