Gemanusantara.net,AMBON,3 Juni 2026- Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dominggus Malle menegaskan bahwa Universitas Pattimura terus berkomitmen meningkatkan budaya riset di lingkungan perguruan tinggi melalui berbagai program penguatan kapasitas dosen dan peneliti.
Menurutnya, peluang pendanaan yang disediakan BPDP harus dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan penelitian yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia berharap melalui sosialisasi ini para dosen dan peneliti dapat memahami secara komprehensif mekanisme penyusunan proposal, mulai dari perencanaan penelitian, penyusunan luaran yang terukur, hingga pemenuhan aspek administrasi yang menjadi persyaratan dalam seleksi hibah.
Sementara itu, perwakilan BPDP memaparkan berbagai skema pendanaan riset yang dapat diakses oleh perguruan tinggi, termasuk fokus penelitian yang relevan dengan pengembangan sektor perkebunan nasional.
Peserta juga memperoleh penjelasan mengenai tahapan pengajuan proposal, proses evaluasi, serta strategi penyusunan proposal yang kompetitif agar memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pendanaan.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang dimanfaatkan peserta untuk menggali informasi terkait peluang riset, kolaborasi penelitian, hingga pengembangan inovasi yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan pembangunan daerah.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan semakin banyak dosen dan peneliti di lingkungan Universitas Pattimura maupun perguruan tinggi di bawah LLDIKTI Wilayah XII yang mampu menghasilkan proposal riset berkualitas, sehingga dapat berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, peningkatan daya saing sektor perkebunan, serta mendorong lahirnya inovasi yang berdampak bagi pembangunan berkelanjutan.







