Hari HAM Sedunia , Hendro Tri Prasetyo Implementasi Pemajuan HAM di Maluku.

Gemanusantara.co.id,Ambon- Hari HAM Sedunia atau Human Rights Day adalah peringatan ke-75 tahun Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia(HAM) tepatnya pada tanggal 10 Desember 2023.

Dengan thema nasional yang di angkat ialah “Harmoni Dalam Keberagaman Bhineka Tunggal Ika, Mempertegas Wawasan Persatuan Dalam Bernegara.”

Thema ini di tentukan berdasarkan konsep saling menghargai dan merayakan perbedaan budaya,agama,etnis,gender atau latar belakang lainnya yang ada di antara kita.

Hal ini di Jelaskan oleh Kepala Kantor Wilayah(Kakanwil)Kemenkumham Maluku, Hendro Tri Prasetyo,Ketika di temui media ini di ruang kerjanya pada hari Jumat, 08/12/2023.

Terkait Kondisi HAM di Indonesia dan dunia secara umum, dapat di katakan kondisi HAM di Indonesia masih menghadapi tantangan,belum mengalami kemajuan signifikan, kendatipun ada beberapa capaian yang perlu dicatat yakni kepercayaan publik pada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia(Komnas HAM) meningkat serta upaya penyelesaian non-yudisial terhadap kasus pelanggaran HAM masa lalu .

namun banyak kasus pelanggaran HAM yang terjadi lantaran penanganan yang di lakukan oleh pemerintah masih di anggap kurang tegas,” Kata Prasetyo.

Demikian yang di sampaikan berhubung masih banyak tantangan yang perlu di atasi karena kurangnya kesadaran dan pemahaman dari banyak orang atau masyarakat yang belum memahami sepenuhnya apa itu HAM,dan mengapa penting untuk melindunginya jika sulit untuk melindungi hak hak orang maka ini merupakan salah satu tantangan yang sangat besar,” Ujarnya.

Implementasi peran Kanwil Kemenkum HAM dalam mempromosikan dan melindungi dengan cara koordinasi dan kolaborasi dimana Kanwil Kemenkum HAM dapat berperan sebagai koordinator dan fasilitator dalam bekerja sama dengan berbagai pihak terkait HAM di Maluku dan lembaga pemerintah, organisasi masyarakat sipil serta lembaga lainnya untuk menciptakan sinergi dalam upaya mempromosikan dan melindungi HAM.” Ucap Prasetyo.

Beberapa langkah di ambil Kemenkum HAM Maluku untuk memperbaiki kondisi HAM yakni, menyelenggarakan program penyuluhan dan pendidikan tentang HAM kepada masyarakat di Maluku melalui sosialisasi dari Tim Penyuluh Hukum Kanwil Kemenkum HAM untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang HAM.

Melakukan advokasi untuk memperjuangkan perlindungan HAM di wilayah mereka serta serta dapat bekerja sama dengan organisasi masyarakat sipil,lembaga pemantau HAM lainnya untuk memastikan penegakan HAM yang efektif dan pengawasan terhadap pelanggaran HAM yang terjadi di Maluku selain itu Kemenkum HAM juga menerima pengaduan pelanggaran HAM di wilayah Maluku dan berusaha menyelesaikan kasus kasus tersebut dengan adil dan tepat waktu

dan memberikan bantuan hukum bagi korban pelanggaran HAM sebagai Wujud bahwa keadilan di jalankan,” Ungkapnya.

Prasetyo berharap,Pentingnya penguatan hukum dan regulasi yang melindungi HAM di tingkat nasional dan internasional, dan meningkatkan pendidikan juga kesadaran masyarakat tentang HAM,di ikuti kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat sipil, sektor swasta dalam menegakkan HAM serta Upaya untuk mengatasi ketimpangan sosial, diskriminasi,dan ketidak Adilan struktural yang dapat menghambat akses setiap individu terhadap hak- haknya dengan memastikan partisipasi yang inklusif dan representatif sebab dapat memperkuat penegakan HAM.” Pungkas Prasetyo.(JP).