Gemanusantara.co.id,Ambon-Kurikulum Merdeka Belajar yang di luncurkan oleh menteri Pendidikan dan Kebudayaan dalam dunia pendidikan di Indonesia termasuk di SMA Negeri 14 Ambon, maka Kepala Sekolah SMA Negeri 14 Ambon,Deike Pariama,S.Pd.,M.Si dalam memajukan sekolah ini menjadi sekolah yang lebih baik kedepan sebagi wujud pimpinan yang profesional dan berprestasi Pariama mampu menggiring sekolah ini menjadi sekolah penggerak.
Terkait dengan hal tersebut maka, dari Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan(LPMP),Andi Masniati Sambangi SMA Negeri 14 Ambon dalam agenda Monitoring dan Evaluasi(Monev) Implementasi Kurikulum Merdeka yang berlangsung pada tanggal 6/11/ 2023 kemarin. dan kehadirannya di terima dan di berikan apresiasi oleh Pariama sebagai Kepala Sekolah SMA Negeri 14 Ambon,beserta Dewan Guru dan Staf Tata Usaha.
Agenda kegiatan pada kunjungan dari LPMP kali ini adalah dalam rangka Monev Implementasi Kurikulum Merdeka untuk melihat Sampai sejauh mana penggunaan Kurikulum Merdeka dan proses pelaksanaan Kegiatan Pembelajaran serta perkembangan program sekolah penggerak dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka belajar apakah berlaku dan berjalan di sekolah kami secara baik,karena kami merupakan salah satu sekolah penggerak yang ditunjuk langsung dari pemerintah dengan melaksanakan program-program tersebut,” Akui Pariama kepada media Gemanusantara.co.id pada hari Kamis(9/11/2023).
Menurut Pariama Kurikulum Merdeka ini di terapkan dengan tujuan agar pembelajaran yang di terapkan sesuai dengan kebutuhan belajar murid serta tingkat kesiapan dan peningkatan kualitas dari satuan pendidikan serta kurikulum ini lebih berfokus pada materi esensial dan Perkembangan karakter profil Pancasila,” Tutur Wanita Cantik kelahiran Manado,kota yang berjulukan kota biru ini.
Lanjut di katakanNya bahwa di lakukannya Monev Implementasi Kurikulum Merdeka berdasarkan Sekolah Penggerak adalah sekolah yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik dengan mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yang mencakup kompetensi dan karakter yang diawali dengan SDM yang unggul,” Ungkap Wanita Cerdas yang telah melakukan banyak perubahan,mengantarkan SMA Negeri 14 menjadi yang lebih baik dan sangat terbukti saat ini.
Pariama menuturkan bahwa Program Sekolah Penggerak diharapkan dapat mendorong proses transformasi satuan pendidikan agar dapat meningkatkan capaian hasil belajar peserta didik secara holistik baik dari aspek kompetensi kognitif maupun non-kognitif (karakter) dalam rangka mewujudkan profil pelajar Pancasila
Hal ini merupakan upaya Sekolah untuk mewujudkan visi pendidikan Indonesia yang lebih maju, berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila,serta dapat memicu anak didik kami menciptakan ekosistem perubahan dan gotong royong bukan hanya di sekolah tetapi pada tingkat daerah maupun nasional sehingga perubahan yang terjadi dapat meluas dan terlembaga ,maka sebagai pimpinan Pariama terus melakukan perubahan dan Perubahannya terlihat nyata dan sangat terbukti sebagai motivasi bagi siswa untuk mengimplementasikannya.
Adapun dengan kemajuan yang telah di gapai oleh lembaga pendidikan ini dalam implementasi kurikulum merdeka belajar dan program yang sudah dilakukan oleh sekolah yaitu satu project yang namanya “Suara Demokrasi” yang kemarin sudah berjalan dan menghasilkan ketua OSIS baru dan satu lagi yang sedang dilaksanakan yaitu project”Gaya hidup berkelanjutan,” Tutur Pariama Wanita santun yang rendah hati yang sangat Dermawan dan berjiwa merangkul.
Pariama menambahkan hasil akhirnya yaitu bagaimana kita dapat membentuk kelompok belajar (Kombel) guru untuk lebih mengimplementasikan kurikulum merdeka belajar di sekolah dan Ia memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas pelaksanaan Monev Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar yang di lakukan di SMA Negeri 14 Ambon.
Harapan kami dengan adanya Monev Implementasi Kurikulum Merdeka, otomatis kedepannya Kami lebih baik lebih berusaha untuk meng-update diri untuk lebih banyak menambah pengetahuan lagi sehingga apa yang menjadi sasaran ke depan dapat tercapai,”Tutup Pariama (ULN)







