Gemanusantara.co.id,Ambon–Penjabat Bupati Maluku Tengah,DR Rakib Sahubawa begitu antusiasnya membantu,melayani ,dan mensejahterakan masyarakat,hingga berkantor di Kecamatan Leihitu, Leihitu Barat dan Salahutu pasca Kunjungan Kerja (kunker) untuk memantau secara jelas taraf hidup masyarakat di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Maluku Tengah .
Demikian yang di katakan Sahubawa,tiga hari ini berkantor di tiga kecamatan agar dapat menyentuh mereka secara langsung dan dapat mengetahui kondisi yang sebenarnya terjadi yang di alami oleh mereka karena selama ini perencanaan biasanya kita lakukan di kota kabupaten.
Berdasarkan kunker yang di jalankan ini, Sahubawa mengatakan, agar dirinya bisa melihat yang mana bahwa saya harus membangun berdasarkan kondisi riil dan sesuai dengan kondisi masyarakat serta kebutuhan masyarakat.
setelah saya berkunjung dan melihat kebutuhan masyarakat maka ada enam program prioritas yang harus saya prioritaskan,sesuai dengan perintah Bapak Presiden RI, Jokowi Dodo, Bapak Mentri Dalam Negri,dan Bapak Gubernur Maluku,Murad Ismail bersama Ibu Ketua Tim Penggerak PKK,Widya Pratiwi MI,” ungkap Sahubawa kepada media ini saat kunker di lokasi daerah wisata Batukapal Tulehu,Sabtu 23/9/2023
Enam program prioritas tersebut diantaranya Pertama,Saya akan memberikan dana stimulan bagi warga yang meninggal baik muslim maupun Kristen sebesar Rp 2.000.000 bagi keluarga yang berduka.
kedua sediakan layanan transportasi gratis untuk proses pemakaman bagi korban meninggal.
ketiga kita akan menurunkan stunting melalui gerakan bersama duta perenting potong Pele stunting dengan inovasi- inovasi yang akan di lakukan untuk menekan angka stunting di Wilayah Maluku Tengah.
Keempat Meningkatkan Pelayanannya kepada kaum dhuafa guna mendorong pengurangan miskin ekstrim dan miskin di Kabupaten Maluku Tengah.
Kelima meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan aparatur di tingkat desa
Dan yang keenam adalah pengendalian inflasi dengan berusaha untuk menghubungkan para distributor dengan agen agen dari luar daerah,” tutur Sahubawa.
Menindak lanjuti pengendalian inflasi tersebut maka kadis perindag dan kadis ketahanan pangan akan berangkat ke Makasar dan Jakarta untuk membuat MoU dengan daerah-daerah tersebut agar ada persamaan harga di Jawa dan Makasar dengan harga di Kota Masohi.
Harapannya dapat menghindari permainan harga guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Maluku Tengah dengan motto pengabdian tanpa batas melayani yang belum terlayani menjangkau yang belum terjangkau memperbaiki yang masih kurang dan memperkuat yang sudah tercapai,” Pungkas Sahubawa.( ULN)







