Siswa -Siswi SMP Negeri 15 Ambon Ikut Ujian ANBK

Gemanusantara.co.id,Ambon-Asesmen Nasional Berbasis Komputer atau ANBK merupakan program penilaian mutu sekolah termasuk jenjang Sekolah Menengah Tingkat Pertama pada SMP Negeri 15 , Kecamatan Teluk Ambon kota Ambon.

Menurut Kepala Sekolah SMP Negeri 15 Ambon, Rachel Dadiara.S.Pd.,bahwa ANBK yang di selenggarakan ini merupakan agenda nasional yang serentak di laksanakan secara menyeluruh untuk semua sekolah tingkat SMP

Terkait dengan ujian ANBK ini pelaksanaannya berlangsung selama 2 hari dari tanggal 18-19 September 2023 dengan materi yang di ujiankan yaitu literasi,numerasi dan survei lingkungan belajar (sulinjar),” Kata Dadiara kepada media ini,Kamis(21/9/2023)

Literasi dan numerasi di laksanakan oleh siswa ,sedangkan sulinjar di laksanakan oleh guru yang nantinya akan di laksanakan pada tanggal 25 September 2023 secara serempak pula.

Dalam pengisiannya akan terlihat di laporan pendidikan yang merupakan raport penilaian terhadap lembaga pendidikan dengan tampilan yang di tampilkan, ada warna merah,hijau kuning, dan biru , sekaligus tampilan warna ini merupakan barometer keberhasilan dari lembaga tersebut melalui ANBK,” Ulas Dadiara.

Dalam penilaian tersebut apabila hasil yang di tampilkan berwarna biru artinya sangat baik, jika berwarna hijau berarti sudah baik tetapi perlu untuk di kembangkan lagi apabila yang di tampilkan berwarna kuning berarti menunjukan masih berada pada posisi yang sedang tetapi jika berwarna merah pertanda belum baik dan harus lebih berupaya lagi untuk mencapai hasil yang baik bahkan yang lebih baik lagi dalam pembenahan yang di lakukan dan hal ini merupakan arah dari pelaksanaan ANBK tersebut,” Dadiara melanjutkan.

Siwa-Siswi yang mengikuti ujian ANBK pada SMP Negeri 15 Ambon sebanyak 50 orang yang di pilih secara acak dari pusat di dalamnya 5 orang sebagai cadangan namun dalam pelaksanaan ujian tersebut dapat di ikuti oleh 45 peserta inti dengan baik maka 5 orang sebagai peserta cadangan tersebut tidak di ikut sertakan .

Sebulan sebelum masuk pada ujian ANBK siswa- siswi SMP Negeri 15 telah di latih melalui simulasi ,setelah simulasi mereka masuk pada gladi resik dan setelah gladi resik seminggu kemudian mereka masuk pada ujian ANBK .

Untuk peserta ujian terbagi dalam 2 sesi Pada sesi pertama berjumlah 23 orang dan 1 orang cadangan sedangkan sesi kedua di ikuti oleh 22 orang dengan perlengkapan komputer yang di miliki sebanyak 26 unit yang di pergunakan saat ujian berlangsung.

Oleh sebab harapannya siswa untuk melaksanakan secara jujur adil dan benar sebab penilaiannya terlihat pada hasil raport yang mengacu pada program yang akan di buat ke depan untuk pengembangan mutu sekolah ini.

Serta yang mereka kerjakan semoga sesuai harapan karena apa yang mereka kerjakan merupakan hasil penilaian terhadap lembaga pendidikan ini,” tutup Dadiara.(ULN)