Deicyana Matuankotta berikan Seribu Bunga Untuk Para Wanita Kota Ambon dan Seribu Lilin untuk Masyarakat di Negeri Hutumuri .

Seorang wanita berdarah Maluku Yang merupakan anak asli Kota Ambon, wanita cantik terlahir pada salah satu Negeri di bumi raja – raja ini tepatnya Negeri Hutumuri, Deciyana Matuankotta.SH.MH.,

Akan mewarnai perayaan HUT Kota Ambon yang ke-448 dengan memberikan 1000 bunga untuk para wanita di Kota Ambon dan 1000 lilin untuk masyarakat tempat kelahirannya di Negeri Hutumuri.

Dengan kehidupan yang sangat mapan di tanah Jawa pasalnya di daerah Ibu kota Jakarta dengan menyandang profesi sebagai CEO pada salah satu perusahan di Jakarta di iringi backgroundnya sebagai seorang ahli hukum pada salah satu bidang hukum di Jakarta, dirinya Kembali pulang ke Ambon untuk bergandengan tangan membangun kota Ambon manise jadikan Ambon par samua, akuunya kepada media ini,saat bercakap bersama pada Selasa (5/9/2023).

Ada dua alasan yang terkandung dalam pembagian bunga ,Alasan pertama Bunga di bagikan kepada wanita karena “Bunga itu sendiri melambangkan wanita”, yang selalu hadir dengan semangat patriotisme dan siap melakukan tanggung jawab untuk mengharumkan bumi ini,mengharumkan kota Ambon yang di nobatkan sebagai kota music dunia.

Alasan kedua yaitu lima belas tahun terakhir ketika datang di Ambon ternyata” Ambon is Beautiful” tetapi hari ini ketika tiba di Ambon ternyata Ambon sudah mengalami banyak perubahan Ambon terlalu panas tidak ada bunga yang tumbuh maka pada Hut GPM dan HUT Kota Ambon saya berikan bunga dengan menyatakan” selamat ulang tahun kota Ambon”tetap harum baik dari pelosok sampai ke pusat Agar harumnya kota Ambon bagaikan bunga yang selalu harum dan mekar,” kata Matuankotta.

Selanjutnya di katakan harumnya bunga menandakan kita harus mengharumkan kota Ambon sampai ke seluruh pelosok tanah air
Saya ingin bersama dengan semua basudara ,semua anak muda, semua perempuan lelaki dari generasi ke generasi ,mulai dari generasi X, generasi z atau kaum milenial yang menjadi harapan harapan Kota Ambon kedepan kita harus duduk bersama cerita tentang apa yang harus kita lakukan untuk bagaimana membangun
Ambon yang sekarang sudah baik menjadi yang lebih baik kedepan,” Matuankotta menjelaskan.

Segala sesuatu terkait Ekonomi,Sosial dan Budaya (EkoSosBud) kita jaga kerukunan toleransi umat beragama, harus di kedepankan saling menghormati dan saling menghargai sebab kota Ambon yang Andalan untuk saya ,Ambon Ia the best,” paparnya.

Ditambahkan pula Ambon mempunyai potensi yg luar biasa untuk di bangun bersama sama ,pasalnya tidak ada bekerja sama tetapi di bangun bersama sama
dengan semangat serta sumber daya yang luar biasa di Kota Ambon, baik untuk SDM yang kuat maka kita akan menciptakan kemandirian ekonomi di kota Ambon sehingga segala sesuatu yang di lakukan bersifat ekstraktif dan responsif artinya bergerak cepat sesuai era jaman yang melaju dengan pesatnya.

Harapannya Ambon kota andalan menjadi barometer bagi kota kota lainnya, serta mampu menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat sebagai pusat pertumbuhan ekonomi regional, masyarakat dapat memiliki kekuatan yang sama dan legalitas di mata hukum serta dengan daya cipta yg luar biasa untuk memajukan Ambon
Wanita wanita berdiri tegak menjadi tiang doa untuk kota Ambon.

Di harapkan di hari ulang tahun Ambon ini semua di ajak membangun Ambon menjadikan Ambon yang terbaik untuk masa depan emas anak cucu kita.” Pungkas Matiankotta.

Mengakhiri semua percakapannya Matiankotta katakan pada malam harinya 1000 lilin yang di bagikan di Negeriku Hutumuri melambangkan kasih dan cahaya Tuhan yang terpancar dari atas gunung akan selalu bercahaya menerangi Kota Ambon selamanya.” Tutup Matiankotta.