Komisi IV DPRD PROVINSI MALUKU MENERIMA NAKES DALAM AKSI DEMO DAMAI

 

 

Ambon,gemanusantara.co.id-Tenaga Kesehatan (Nakes) menggelar Aksi Demo damai secara serempak di seluruh Indonesia ,dan dilakukan juga oleh sejumlah Nakes dengan aksi Demo pada kantor DPRD Provinsi Maluku, Senin (8/5/2023)

Aksi demo yang di lakukan bukan hanya pada DPRD Provinsi Maluku saja tetapi di lakukan aksi demo tersebut juga pada DPRD Kota Ambon, aksi demo yang di lakukan secara serempak ini,bertujuan untuk tolak tegas RUU Kesehatan Omnibus  Law.

Keikutsertaan Nakes dalam Aksi Demo tersebut sekitar 200 orang tenaga kesehatan yang berada di kota Ambon dan kemudian melakukan tatap muka secara langsung antara pihak Nakes Maluku dan DPRD Provinsi Maluku yang di wakili oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Asis Sangkala di dampingi oleh anggota Komisi IV Andi Munaswir serta Ny. Rostina yang juga Komis IV, pada Ruang rapat paripurna Lantai 2 DPRD Provinsi Maluku .

Demikian di katakan Rostina bahwa,dengan tegas menolak RUU Ombinuslau dan terus perjuangkan hak Nakes dan Masyarakat Karpan.

Menurut Rostina pihaknya merasa sangat terusik dengan adanya pembahasan yang di bahas tentang RUU Kesehatan Omnibus Law.

ada indikasi dugaan kuat RUU Kesehatan Ombinus Law tersebut,sangat meresahkan masyarakat Maluku teristimewa seluruh masyarakat Indonesia secara umum,” katanya

RUU Kesehatan tersebut sangat di paksakan dan bahkan terkesan di untungkan sepihak, sama halnya dengan UU cipta kerja, Di mna hal ini di pertanyakan oleh Soraya Kamal bahwa ada apa dengan semua ini.

Timbul pertanyaan bagi semua pihak di seluruh Indonesia, ada apa sebenarnya sehingga terlihat terlalu terburu – buru untuk di sahkan RUU Kesehatan Omnibus  Law tersebut, hal ini perlu di pertanyakan,” tuturnya.

Lebih jelas di sampaikan Rostina bahwa” setelah di pelajari RUU Kesehatan Ombinus Law tersebut ternyata di duga ada yang tidak beres dalam RUU Kesehatan Omnibus Law tersebut.

Pihaknya juga merasa sangat terganggu dan sangat tidak rela jika sampai nantinya UU tersebut di sahkan Tanpa di pertimbangkan kesehatan masyarakat banyak, maka pihak DPRD akan lebih berpihak kepada masyarakat san pihak Nakes dalam menentang RUU tersebut. Tutup Rostina (JP).