GemaNusantara, Penjabat Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Daniel Indey menjelaskan, Walau sudah ada penurunan Stunting, tetapi Stunting pada Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) tetap masih pada posisi atas.
Berdasarkan hasil dari Tim Penanganan Percepatan Penurunan Stunting(TPPPS) kabupaten kepulauan Tanimbar pada bulan Desember tahun 2022 kemarin , kondisi Stunting masih tinggi.
Di jelaskan masih tinggi karena masih terdapat 559 balita pada Kabupaten Kepulauan Tanimbar yang Stunting.
untuk mengatasinya telah di lakukan gerakan swering Stunting dengan tiga aksi, untuk mengoptimalkan penurunan Stunting yang ada di KKT.
Ketiga aksi tersebut adalah, aksi menyentuh orang tua asuh, aksi tanam kelor dan aksi membangun rumah singgah.
Aksi membangun rumah singgah ini di gunakan sebagai posyandu dan anak anak Stunting.
Menurutnya masalah Stunting adalah masalah yang sangat serius maka bagi anggota masyarakat yang mau terlibat untuk membantu penanganannya di akomodir untuk menjadi orang tua asuh.
Oleh sebab itu , pertumbuhan dan kwalitas seorang anak Sangat penting, karena bukan hanya pertumbuhan tetapi otak juga sangat berperngaruh bagi Anak anak.
Maka sejak dari usia bayi harus di kawal terus pertumbuhannya agar ke depan menjadi generasi yang sehat dan generasi yang cerdas itu yang menjadi harapan serta perlu komitmen bersama dari semua elemen pemerintahan maupun masyarakat yang ada di kkt untuk sama sama berperan menjaga Stunting ini
Hal ini di sampaikannya kepada wartawan seusai acara pelantikan pengurus ikatan masyarakat Duan lolat di gedung Center FKIP Unpatti Ambon pada hari Rabu (22/3/2023).
Begitu juga dengan masalah penurunan kemiskinan ekstrim, di perjelaskan bahwa Untuk kemiskinan ekstrim sudah menurun menjadi 3% dan di upayakan di tahun 2024 sudah dapat teratasi.
Dan melibatkan semua stechholder termasuk seluruh pemerintah kepala daerah, forkopimda,semua OPD yang ada di KKT begitu pula dengan masyarakat, BUMD dan BUMN dan instansi vertikal, camat kades semuanya di libatkan, untuk sama sama melihat persoalan Stunting dan kemiskinan ekstrim yang merupakan tanggung jawab semua unsur yang ada .
Ini juga merupakan tanggung jawab kita bersama dan termasuk tanggung jawab masyarakat duanlolat dalam kontribusi bersama melalui ide atau gagasan yang cemerlang bersama sama bergandengan tangan dalam penanganan Stunting dan kemiskinan ekstrim untuk kabupaten kepulauan Tanimbar yang lebih baik kedepan. (JP)







